Batu Mulia Indonesia Perlu Sertifikasi Internasional

Euforia demam batu yang dirasakan oleh masyarakat indonesia selama ini ternyata hanya heboh dilingkup indonesia saja dan pengakuan terhadap kualitas batu mulia yang dihasilkan ternyata masih kalah jauh dengan negara lain, seperti : Birma, Thailand, Mesir, Australia, China, dll.

Hal ini dikarenakan kebanyakan batu mulia yang diproses di indonesia tidak disertifikaikan dengan standar sertifikasi internasional, tentunya ini menjadikan PR tersendiri bagi pemerintah untuk mendukung dan mengupayakan agar sertifikasi batu mulia segera mendapatkan perhatian serius agar tidak tertinggal dengan negara lain. Adapun tujuannya agar mendapatkan pengakuan masyarakat internasional terhadap kualiatas batuan dari indonesia.

Menurut pengamat dari Asosiai Batu Mulia Indonesia (ABAMI), Indra Fahrizal dikarenakan ada beberapa faktor : Pertama, masih minimnya tenaga ahli di bidang gemology. Kedua, belum merebaknya laboratorium gemology di Indonesia. Ketiga, sebagian besar batu mulia yang dihasilkan di Indonesia belum disertifikasi sesuai aturan internasional sehingga belum bisa mendapat pengakuan internasional.

Bahkan pengakuan terhadap batu mulia yang diolah dan dihasilkan di Indoesia masih kalah dari batuan yang dihasilkan dari Srilanka, Birma, Brazil, Thailand, dan Eropa. Pemerintah hendaknya turut serta mendukung bagi perkembangan batu mulia dengan cara meberikan pelatihan-pelatihan bagi ahli gemology agar mendapatkan sertifikasi sebagai ahli gemology bertaraf internasional, dan mereka juga harus diedukasi tentang material bebatuan yang berkualitas. Momentum ini sebenarnya bisa menjadikan Indonesia menjadi Master of Gemology yang akan menghasilkan ahli-ahli di bidang gemology.

Blog, Updated at: 8:18 AM

Popular Posts

Counter Batu Kali

Google Plus

Powered by Blogger.